Mencegah Gigitan Nyamuk

Posted by

Ada cara-cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk terutama jenis pembawa parasit atau virus berbahaya.

Sebagian besar gigitan nyamuk bersifat tidak berbahaya. Bekas gigitannya pun hanya sebatas bentol dan dapat hilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Namun Anda tidak pernah tahu apakah nyamuk yang menggigit Anda membawa risiko penyakit berbahaya seperti demam berdarah atau tidak. Maka sebaiknya upayakan untuk meminimalisasi risiko dengan melindungi dan menghindari diri dari gigitan nyamuk. Langkah-langkah berikut dapat menjadi panduan.

Melindungi Kulit


Terkadang saat berada di tempat tertentu seperti kebun atau pasar tradisional, gigitan nyamuk menjadi hal yang tidak terhindarkan. Meski begitu, Anda tetap dapat menyiasatinya dengan cara-cara yang sederhana.
  • Sebisa mungkin, tetaplah berada di dalam ruangan saat matahari akan terbenam pada sore hari dan ketika akan terbit pada dini hari. Pada waktu-waktu seperti itu, nyamuk paling banyak beredar.
  • Kenakan pakaian berwarna cerah yang menutupi seluruh permukaan kulit dan longgar. Nyamuk enggan mendekati warna cerah. Selain itu, cobalah untuk meminimalisasi bau menyengat seperti parfum atau hairspray. Bau-bauan ini akan menarik nyamuk untuk hinggap.
  • Oleskan losion antinyamuk yang mengandung salah satu dari tiga bahan aktif berikut ini: picaridin/KBR 3023, DEET, minyak lemon eukaliptus. Kandungan tersebut membuat nyamuk tidak dapat mengidentifikasi diri Anda sebagai mangsa. Namun sebaiknya hanya gunakan losion ini saat beraktivitas di tempat terbuka dan segera cuci tangan Anda setelah pemakaian. Ini perlu dilakukan untuk menghindari iritasi pada mata dan pencemaran pada makanan yang dikonsumsi dengan tangan. Selain itu, hindari penggunaan losion ini pada balita di bawah tiga tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui.
  • Hindari menggaruk saat kulit sudah tergigit nyamuk. Oleskan krim yang mengandung hidrokortison atau losion kalamin untuk mengurangi rasa gatal.


Blog, Updated at: 12:30 AM

0 comments:

Post a Comment